
Batam, 27 Agustus 2026 — Sekolah Ekonomi, Bisnis, dan Manajemen (SEBM) Institut Teknologi Batam (ITEBA) menyelenggarakan Sharing Session Peningkatan Mutu Program Studi dalam Persiapan Akreditasi dan Implementasi Outcome-Based Education (OBE) pada Kamis, 27 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang A4.12 Kampus Institut Teknologi Batam mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.


Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari komitmen SEBM ITEBA dalam memperkuat budaya mutu serta meningkatkan kesiapan program studi dalam menghadapi proses akreditasi. Sharing session diikuti oleh unsur pimpinan, pengelola program studi, dan dosen di lingkungan SEBM, khususnya Program Studi S1 Perdagangan Internasional dan S1 Bisnis Digital.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Institusi, Assoc. Prof. Vitri Aprilla Handayani, S.Si., M.Si., serta Kepala LPMPS, Sadiq Ardo Wibowo, S.T., M.T. Kehadiran unsur pimpinan institusi dan lembaga penjaminan mutu turut memperkuat komitmen bersama dalam mendukung peningkatan mutu dan kesiapan akreditasi program studi di lingkungan SEBM.
Kegiatan dipandu oleh Dewi Lestari, S.E., M.M., selaku Master of Ceremonies (MC), kemudian dibuka dengan sambutan dari Dekan SEBM ITEBA, Taufiq Rahman, S.T., M.T. Sesi utama menghadirkan Prof. Dr. H. Nugraha, S.E., M.Si., Akt., CA., CPA., CFP., seorang Professor of Behavioral Finance, sebagai narasumber. Dalam sesi sharing, peserta mendapatkan penguatan pemahaman mengenai strategi peningkatan mutu program studi dan kesiapan akreditasi, dengan penekanan pada penerapan Outcome-Based Education (OBE).

Pembahasan mencakup berbagai aspek penting dalam pengelolaan mutu program studi, mulai dari pengembangan dan evaluasi kurikulum, pengukuran Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), kesiapan sumber daya manusia, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PkM), hingga penyediaan dokumen serta bukti pendukung akreditasi.
Sharing session berlangsung secara interaktif. Peserta tidak hanya menerima pemaparan dari narasumber, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk menyampaikan kondisi, tantangan, dan kebutuhan masing-masing program studi. Diskusi tersebut menghasilkan berbagai masukan strategis yang dapat ditindaklanjuti dalam penguatan sistem mutu di lingkungan SEBM.
Salah satu capaian penting kegiatan adalah teridentifikasinya kebutuhan penyusunan dan penyempurnaan rubrik serta instrumen pengukuran CPL. Program studi juga memperoleh arahan dalam menentukan titik asesmen atau capstone yang relevan dengan karakteristik bidang keilmuan masing-masing.
Selain itu, melalui diskusi yang berlangsung, teridentifikasi sejumlah aspek yang masih perlu diperkuat, khususnya dalam dokumentasi akreditasi, implementasi OBE, penelitian dan PkM, kesiapan dosen, fasilitas dan layanan, serta penyediaan bukti capaian mahasiswa.
Kegiatan juga menghasilkan masukan penting bagi program studi untuk membangun siklus continuous improvement sebagai bagian dari sistem penjaminan mutu. Siklus perbaikan berkelanjutan tersebut diharapkan dapat menjadi landasan dalam memastikan proses akademik dan pengelolaan program studi berjalan secara sistematis, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kualitas.
Melalui kegiatan ini, SEBM ITEBA terus mendorong sinergi antara pimpinan, program studi, dosen, dan seluruh unsur terkait untuk membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Penguatan implementasi OBE dan kesiapan akreditasi diharapkan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan dokumen, tetapi juga tercermin dalam proses pembelajaran, capaian mahasiswa, serta peningkatan kualitas lulusan.
Kegiatan Sharing Session Peningkatan Mutu Program Studi berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis SEBM ITEBA dalam memperkuat sistem penjaminan mutu dan mempersiapkan program studi menghadapi tuntutan peningkatan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan.






