
Batam, 28 Agustus 2026 — Program Studi Perdagangan Internasional (PI), Sekolah Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (SEBM), Institut Teknologi Batam (ITEBA), menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Kurikulum Program Studi Perdagangan Internasional yang dilanjutkan dengan Workshop Penyusunan Naskah Kurikulum, Jumat, 28 Agustus 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan dalam dua sesi ini menjadi bagian dari komitmen Program Studi Perdagangan Internasional dalam mengembangkan kurikulum yang adaptif, relevan, dan selaras dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, serta perkembangan perdagangan dan investasi global.
Sesi pagi berlangsung pada pukul 08.00–11.30 WIB dengan agenda FGD Evaluasi Kurikulum, sedangkan sesi siang pada pukul 13.30–15.30 WIB dilanjutkan dengan Workshop Penyusunan Naskah Kurikulum.

Rangkaian kegiatan dipandu oleh Devina Wistiasari, S.M., M.M. selaku MC. Acara diawali dengan doa yang dipimpin oleh Heri Siswanto, S.M., M.M. selaku Sekretaris Dekan SEBM ITEBA, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan oleh Dekan SEBM ITEBA, Taufiq Rahman, S.T., M.T.
Selanjutnya, Ketua Asosiasi Perdagangan Internasional (Perdagin), Denny Saputera, S.E., M.M., Ak., CFRA, menyampaikan prakata yang menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, asosiasi profesi, dan dunia industri dalam menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan penjabaran mengenai Program Studi Perdagangan Internasional oleh Kaprodi Perdagangan Internasional ITEBA, Dr. M. Irvanni Bahri, S.E., M.Si. Penjabaran tersebut menjadi pengantar dalam proses evaluasi dan penyelarasan kurikulum dengan arah pengembangan program studi serta kebutuhan kompetensi lulusan.


FGD menghadirkan Prof. Nugraha sebagai narasumber dan dipandu oleh Roni Adi, S.E., M.M. selaku moderator. Diskusi melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) dari 20 instansi/industri yang diundang untuk memberikan perspektif dan masukan terhadap pengembangan kurikulum Program Studi Perdagangan Internasional.
Turut hadir dan memberikan masukan dalam kegiatan tersebut Dr. Cand. Billy Mambrasar, S.T., M.Sc., B.Sc., M.B.A., Tenaga Ahli Deputi Investasi BP Batam sekaligus dosen yang mendorong pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) khusus UMKM di Batam. Kehadiran dan perspektif yang disampaikan turut memperkaya pembahasan, khususnya dalam melihat keterkaitan antara pendidikan tinggi, investasi, pengembangan UMKM, serta kebutuhan kompetensi sumber daya manusia dalam ekosistem ekonomi Batam.
Berbagai masukan dari perwakilan DUDI dan pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam proses evaluasi kurikulum. Masukan tersebut mencakup kebutuhan kompetensi, keterampilan profesional, pemahaman terhadap dinamika perdagangan dan investasi, serta kesiapan lulusan dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis global.


Setelah sesi FGD selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Workshop Penyusunan Naskah Kurikulum pada sesi siang yang dipimpin oleh Prof. Nugraha dan diikuti oleh Dosen SEBM. Workshop ini menjadi tahap lanjutan untuk mengolah berbagai hasil evaluasi, masukan industri, serta perspektif akademisi dan pemangku kepentingan ke dalam penyusunan naskah kurikulum Program Studi Perdagangan Internasional.
Melalui rangkaian FGD dan workshop ini, Program Studi Perdagangan Internasional SEBM ITEBA terus mendorong pengembangan kurikulum yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memiliki keterkaitan yang kuat dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ekosistem perdagangan, investasi, serta industri di Batam dan Indonesia.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat link and match antara perguruan tinggi dan dunia usaha serta dunia industri, sekaligus mendukung terwujudnya lulusan Perdagangan Internasional yang kompeten, adaptif, dan siap berkontribusi dalam menghadapi dinamika perdagangan global.





