
Batam, 16 April 2026 – Program Studi Perdagangan Internasional, Sekolah Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (SEBM), Institut Teknologi Batam (ITEBA) sukses menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum bertajuk “Transformasi Ekosistem Logistik dan Peran Strategis ALFI/ILFA Kota Batam dalam Menavigasi Disrupsi Global” pada Rabu (15/04).
Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang A4-08 ini menghadirkan narasumber dari praktisi industri logistik, yaitu Ketua DPC Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) Kota Batam, Bapak Yasser Hadeka Daniel, yang memberikan wawasan langsung terkait perkembangan industri logistik di tengah dinamika global yang terus berubah.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Institut Teknologi Batam, Bapak Dr. Eng. Ansarullah Lawi, M.Eng yang berkenan hadir dalam kegiatan tersebut. Turut hadir dalam kegiatan ini Dekan SEBM, Bapak Taufiq Rahman, S.T., M.T. bersama Wakil Dekan SEBM, Ibu Devina Wistiasari, S.M., M.M, dan Kaprodi Perdagangan Internasional, Bapak Heri Siswanto, S.M., M.M., Gr, serta para dosen di lingkungan SEBM ITEBA.
Salah satu rangkaian penting dalam kegiatan ini adalah penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara SEBM ITEBA dengan ALFI/ILFA Kota Batam. Penandatanganan MoA dilakukan oleh Dekan SEBM, Bapak Taufiq Rahman, S.T., M.T. bersama Ketua DPC ALFI/ILFA Kota Batam, Bapak Yasser Hadeka Daniel sebagai bentuk penguatan kerja sama antara dunia akademik dan industri, khususnya dalam pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang logistik dan perdagangan internasional.
Kuliah umum ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Perdagangan Internasional serta mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan ITEBA. Kegiatan juga dilaksanakan secara hybrid, sehingga mahasiswa kelas karyawan ITEBA tetap dapat mengikuti kegiatan dengan antusias melalui platform daring tanpa mengurangi kualitas pematerian yang disampaikan.
Dalam pemaparannya, narasumber menyampaikan pentingnya transformasi ekosistem logistik yang adaptif dan terintegrasi, khususnya dalam menghadapi tantangan global seperti digitalisasi, perubahan rantai pasok, serta dinamika geopolitik internasional. Selain itu, disampaikan pula peran strategis ALFI/ILFA dalam mendukung pengembangan industri logistik nasional serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang tersebut.
Kegiatan berlangsung secara interaktif, di mana mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan yang diajukan mencerminkan ketertarikan mahasiswa terhadap peluang karir serta kompetensi yang dibutuhkan dalam industri logistik modern.
Melalui kegiatan ini, ITEBA menegaskan komitmen dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga terhubung langsung dengan praktik di dunia industri. Diharapkan kegiatan ini dapat memperluas wawasan mahasiswa serta mempersiapkan mereka menjadi sumber daya manusia yang unggul dan siap bersaing di tingkat global, khususnya dalam bidang perdagangan internasional dan logistik.






-Humas



